@PWILS Gresik -- Riziq Sihab kembali berteriak dengan teriakannya tidak terlalu menggetarkan karena kabarnya dia sebenarnya sedang sakit walaupun begitu penting baginya untuk mengaum menarik perhatian masyarakat bahwa dia masih ada untuk memperjuangkan Negara Islam, itu dilakukannya pada hari senin 2 desember 2024 lalu dalam acara reuni 212 di Monas Jakarta Pusat. Mudah-mudahan kita masih ingat dengan aksi 212 yang adalah sebuah unjuk rasa masif diJakarta pada 8 tahun yang lalu yang bertujuan memenjarakan Ahok yang dituduh menjadi penista agama Islam sekaligus mencegah sang Gubernur terpilih untuk melanjutkan masa kepemimpinan nya.Aksi tersebut sukses mencapai tujuan Ahok di penjara dan Anis Baswedan menang menjadi gubernur DKI 2017-2022 penyelenggara aksi 212 itu mengklaim jumlah peserta aksi mencapai 7 juta orang yang datang dari berbagai kota tentu saja klaim itu berlebihan tapi memang ratusan ribu warga di hari-hari itu berhasil menunjukkan kekuatannya sebagai prajurit Islam yang tak bersedia memaafkan Ahok.Aksi 212 juga berhasil membangun kesan superioritas umat Islam di Jakarta di tahun-tahun selanjutnya hampir di setiap tahun berlangsung peringatan 212 di Jakarta namun gemanya menjadi tak besar seperti di tahun pertama itu karena Rizik sendiri melarikan diri ke Saudi,

akibat tuduhan kasus video mesumnya dengan Firza Husein dia berada di Saudi sampai 2020 namun kemudian dia dijerat kasus hukum lagi sehingga dipenjara sampai 2021.

Baru kali ini Rizik tampil Kembali di depan masa pendukungnya untuk memperingati aksi 212 terus terang apa yang disampaikan Rizik perlu mendapat perhatian khusus.Acaranya sendiri biasa-biasa saja yang datang ribuan orang tapi tidak mencapai 15.000 seperti yang semula diharapkan panitia kegiatan sudah dimulai pada pukul 3.00 pagi dengan salat tahajud dan subuh berjamaah zikir bersama hingga sambutan-sambutan dari penyelenggara acara serta para tamu undangan pidato Rizik dilakukan pada pukul 0530 seusai salat Subuh berjemah dan berzikir pada intinya ada tiga hal pokok yang dia sampaikan pertama adalah soal pemerintahan Prabowo soal keluarga Jokowi dan satu lagi yang terpenting menurut penulis adalah soal perlunya hukum Islam ditegakkan di Indonesia terkait Prabowo dia menunjukkan dukungannya dia bilang pemerintahan Prabowo jangan diganggu dan harus diberi kesempatan.Rizik minta Prabowo untuk membersihkan pemerintahannya dari orang-orang bermasalah Rizik menganggap orang-orang bermasalah itu adalah mereka yang terlibat dalam kasus korupsi judi hingga pelanggar hak asasi manusia atau HAM dalam kaitan itulah dia kemudian bicara juga soal Jokowi dan Gibran dengan keras Rizik mengatakan jangan mereka dibiarkan, tegakkan keadilan bagi bangsa Indonesia tidak peduli siapapun.Apakah itu Jokowi atau fufu Fafa dan semua kroni-kroninya yang terlibat seret ke pengadilan TAKBIR kata Riziq dibarengi oleh tepuk tangan masa pendukungnya.Bahwa Rizik secara khusus menyebut Jokowi dan fufu Fafa dalam pidato ini menunjukkan betapa besarnya kebencian Rizik pada sang mantan presiden sekedar catatan September lalu Rizik dan kawan-kawannya mengajukan gugatan perdata 55,2 triliun melawan Jokowi angka 5 triliun itu datang dari kalkulasi hutang luar negeri Indonesia sejak Jokowi menjabat sebagai presiden upaya mediasi sebenarnya sudah dilakukan pada November lalu di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, namun sudah dinyatakan menemui jalan buntu sehingga proses persidangan akan dilakukan pada 2025 nanti jadi bila sekarang nama Jokowi kembali dikumandang itu adalah ungkapan kebencian yang bisa diperkirakan, namun bagi penuls yang terpenting dari pidatonya adalah penegasannya soal agama, secara jelas Rizik masih bermimpi untuk mengislamkan Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara Islam secara tegas dia mengatakan bahwa seluruh umat Islam harus selalu memiliki keyakinan bahwa ayat SUCI SELALU BERADA DI ATAS KONSTITUSI, ayat suci yang dimaksud Rizik adalah ayat-ayat dalam kitab al-qur an, menurut Rizik ayat konstitusi seperti undang-undang Dasar 45 adalah hasil pengetahuan yang dimusyawarahkan sesame manusia karena itu harus sejalan dengan ayat suci Rizik juga mengingatkan bahwa aksi 212 yang diperingati itu adalah aksi untuk menegakkan ayat suci dalam pidatonya Rizik mengingatkan kalau mau Indonesia berkah harus beriman dan bertakwa Indonesia harus TUNDUK KEPADA HUKUM ALLAH SAJA yang terkait dengan hukum pribadi perorangan tapi juga hukum rumah tangga hukum social kemasyarakatan sampai kepada hukum tata negara , jadi jangan mimpi Indonesia berkah kata Rizik, kalau hukum Allah dilecehkan,  Jangan mimpi Indonesia berkah, kalau hukum Allah ditinggalkan Jangan mimpi Indonesia berkah kalau al-qur'an di belakang katanya.Jadikan Indonesia taat kepada Allah dan Rasulnya ujar Rizik ayat suci akan selalu dan senantiasa ada di atas konstitusi, ayat suci adalah wahyu Ilahi tidak boleh diganti tidak boleh direvisi wajib untuk dipatuhi ditaati harga mati katanya, dengan tegas tidak boleh ada ayat konstitusi di manapun kapanpun yang bertentangan dengan ayat suci yang kuat saya tekankan sekali lagi pada saat ini jangan pernah mundur untuk menegakkan Islam Jangan pernah mundur menegakkan hukum Allah ujarnya yang disambut gegap gembita oleh peserta aksi buat saya apa yang terjadi ini luar biasa penting Rizik secara tegas berusaha meyakinkan bukan saja pendukungnya melainkan juga umat Islam di Indonesia untuk MENEGAKKAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA ketika dia mengatakan ayat suci di atas konstitusi dia sedang bicara soal menjadikan sebagai NEGARA YANG TUNDUK PADA HUKUM ISLAM atau dengan kata lain menjadikan Indonesia sebagai negara Islam penuls adalah seorang Muslim namun penulis ingin mengajak pembaca semua untuk bersama-sama menolaknya dia ingin agar umat Islam menjadikan Alquran sebagai sumber hukum tertinggi dan itu sangat bisa menimbulkan persoalan-persoalan sangat serius bagi bangsa Indonesia apa yang terjadi terkait aksi 212 pada 2016 itu adalah contoh yang baik Rizik percaya bahwa Alquran mengharamkan umat Islam memilih pemimpin non Islam padahal konstitusi Indonesia menetapkan semua warga dengan latar belakang agama Apun bisa menjadi presiden Indonesia, karena menurut Rizik ayat suci harus lebih tinggi daripada konstitusi dia merasa berhak melakukan kampanye berskala besar Untuk membatalkan pencalonan Ahok untung buat Rizik Ahok saat itu mengucapkan pernyataan tentang Almaidah yang digoreng sehingga seolah dia melecehkan Islam, Ahok sudah minta maaf tapi tak diperdulikan.Kita semua harus terus memperhatikan gerak langkah dan manuver Rizik dan kawan-kawannya yang jelas mereka sudah mulai mendekat ke Prabowo karena itu saya harapkan Pak Prabowo dan pemerintahannya bisa mencegah jangan sampai kehadiran Rizik dan kubunya justru merobek tenun kebangsaan yang sedang dirajut bersama Ayo gunakan akal sehat karena hanya kalau kita gunakan akal sehat Indonesia akan selamat

 

Inpire by Wawancara Ade Armando

Gambar Ilustrasi Tirto.ID